Masalah Bangsa dan Negara

Menyembuhkan luka memulihkan bangsa

Masa depan bangsa kita ada di tangan kita. Kita yang mengontrol kehidupan kita sebagai bangsa sesuai keinginan kita sendiri (bdk Robert Pino, Absolute Victory). Bangsa seperti apa yang kita inginkan di masa depan itulah yang harus kita bangun sekarang. Untuk itu kita harus mempunyai sikap yang sama, kemauan yang sama dan visi yang sama tentang masa depan bangsa. Pemerintah dan siapa pun yang duduk di pemerintahan harus mempunyai visi yang jelas tentang masa depan bangsa yang diinginkannya. Sebab masa depan yang diimpikanlah yang sebetulnya menjadi faktor kunci dalam proses pembangunan bangsa saat ini, bukan masa lalu. Dan masa depan kita sebagai bangsa sudah terumuskan dengan jelas dalam pembukaan UUD tahun 1945 alinea ke-4.

Namun itu tidak berarti masa lalu tidak penting. Masa lalu penting sejauh kita melihat seluruh proses sejarah secara linier. Meminjam Rebert Pino, sekarang kita telah sampai pada masa yang dulu menjadi masa depan kita. Sekarang kita telah melihat terang yang menyinari masa lalu kita. Dan dari situ kita belajar untuk melihat terang masa depan kejadian-kejadian di masa kini. Tetapi membangun masa depan yang diinginkan tidak berdasarkan masa lalu kita, melainkan berdasarkan masa depan yang kita inginkan bersama.

Untuk itu yang harus dilakukan sekarang adalah memutuskan rantai dendam dan kebencian. Kita sepakat bahwa salah satu inti permasalahan masa lalu kita ada pada sosok Soeharto. Demi masa depan yang kita inginkan, sekaranglah saatnya kita menuntaskan semuanya, memutuskan rantai dendam dan kebencian yang masih tersisa dan mulai membangun semangat hidup yang baru sebagai bangsa demi masa depan yang diinginkan bersama.

Lepas dari berbagai polemik yang ada terhadap sosok Soeharto, pemerintah harus segera mengambil langkah konkret untuk menyembuhkan luka masa lalu sebagian anak bangsa sebagai akibat pilihan politik pemerintah di masa Orde Lama dan Orde Baru. Hal yang paling sederhana yang harus dilakukan pemerintah adalah mengakui kesalahan yang telah dilakukan pemerintah di masa lalu (sejak kemerdekaan hingga saat ini), memohon maaf kepada para korban dan kemudian memberi ganti rugi secara materiil dan pemulihan hak politik semua korban. Besarnya ganti rugi materiil bisa ditetapkan pemerintah sesuai kemampuan negara. Sedangkan pemulihan hak politk harus benar-benar menyentuh setiap lapis masyarakat yang telah menjadi korban antara lain dengan menghilangkan berbagai stigma dan prasangka yang hingga sekarang terus hidup baik di benak kalangan pemerintahan, militer maupun masyarakat luas yang ditandai dengan masih adanya prasangka dan kecurigaan terhadap sesama anak bangsa. Prosedur pelaksanaannya harus disepakati secara bersama-sama antara wakil-wakil rakyat dan pemerintah.

Sementara proses pemulihan ini dijalankan, kita bisa bicara tentang keadilan buat Soeharto. Proses pengadilan adalah cara yang paling tepat untuk itu. Tujuannya bukan pertama-tama untuk menghukun Soeharto tetapi agar beliau mendapat kepastian hukum dan namanya dipulihkan dan juga agar rasa keadilan masyarakat dipenuhi dan kita sebagai bangsa taat asas yakni persamaan kedudukan di depan hukum. Setelah proses pengadilan yang adil dan jujur dijalankan, kita bisa berbicara tentang kebesaran hati bangsa untuk mengampuni sesama anak bangsa yang telah menunjukkan darma baktinya untuk bangsa dan negara bilamana beliau terbukti bersalah.

Marilah kita mewujudkan masa depan yang kita inginkan sebagai bangsa dan memperjuangkannya mulai saat ini . Putuskan rantai dendam, wujudkan kesejahteraan, perdamaian dan keadilan bagi semua.

http://maxibona.wordpress.com/seputar-masalah-bangsa/

~ by dery091290 on April 12, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: